Jumat, 03 Mei 2013

Ketuhanan yang berkebudayaan

Ketuhanan merupakan sifat keadaan tuhan atau segala sesuatu yang berhubungan dengan tuhan dan mempercayainya. Budaya itu sendiri adalah pikiran dan akal budi, yang lebih kita kenal dengan adat istiadat. Lalu berkebudayaan ialah melakukan apa yang menjadi telah menjadi budaya. Jadi, ketuhanan yang berkebudayaan adalah mempercayai adanya tuhan sesuai dengan pikiran dan akal budi.

Dalam hal ini kita melihat Indonesia yang beraneka ragam kebudayaan. Begitu banyak perbedaan-perbedaan yang terlahir di Indonesia, termasuk masalah ketuhanan atau keyakinan serta kepercayaan yang ada. Hal ini karena Indonesia mengakui 6 agama serta kepercayaan-kepercayaan. Terlihat sangat plural sekali.

Dalam buku Negeri Paripurna karangan Yudi Latif, dijelaskan bahwa Indonesia dengan filosofi 'tanah air' dapat  menjadikan masalah ketuhanan sesuai dengan apa yang mereka pikirkan. Justru dengan adanya permasalahan primordialisme, rasa ketuhanan yang berkebudayaan dapat membuatnya menjadi persamaan bukan perbedaan. Bahkan perbedaan seharusnya untuk disatukan bukan untuk dipisahkan. Dengan adanya ketuhanan yang berkebudayaan, bangsa Indonesia yang juga menyerap segala sesuatu dari luar (asing), akan menumbuhkan sendiri rasa ketuhanannya, seperti filosofi tanah air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar